DIABAIKAN MANUSIA DIDEKATI TUHAN
Ketika Kamu Tidak Diperhatikan Manusia, Tuhan Justru Mendekat
Pernahkah kamu merasa berada di tengah banyak orang, tapi seperti tidak terlihat? Ada di ruangan yang ramai, namun rasanya tidak pernah dipanggil, tidak pernah dipilih, tidak pernah diperhitungkan.
Kamu berbicara, tapi seolah tidak didengar.
Kamu berusaha, tapi tidak pernah dipuji.
Bahkan untuk hal-hal kecil, seperti doa makan, rasanya namamu selalu terlewat.
Jika kamu pernah atau sedang ada di posisi itu, berbahagialah.
Tidak Diperhatikan Manusia Bukan Berarti Tidak Berharga
Dunia mengajarkan bahwa terlihat itu penting.
Populer itu berharga.
Dipuji itu sukses.
Tapi Tuhan bekerja dengan cara yang berbeda.
Sering kali, justru mereka yang tidak disorot manusia adalah orang-orang yang paling dekat dengan hati Tuhan.
Alkitab berkali-kali menunjukkan bahwa perhatian manusia bukanlah tanda penyertaan Tuhan.
Bahkan, terlalu diperhatikan bisa menjadi bahaya, karena mudah membuat hati lupa untuk bersandar pada salib Kristus.
Belajar Bersembunyi di Balik Salib
Ada masa di mana Tuhan mengizinkan kita tidak menonjol.
Bukan karena kita kurang, tapi karena Tuhan sedang melindungi.
Ketika kita belajar bersembunyi di balik salib Kristus, kita tidak lagi hidup untuk menarik perhatian, melainkan hidup untuk menyenangkan hati Tuhan.
Tanpa perlu “menjual diri”, tanpa perlu membuktikan apa pun, Tuhan sendiri yang akan menjaga langkah kita.
Saat Kamu Diabaikan, Tuhan Justru Semakin Setia
Mungkin kamu melihat orang lain lebih cepat dipilih dalam relasi, dalam pekerjaan, dalam pelayanan.
Kanan kiri sudah melangkah, sementara kamu masih di tempat yang sama.
Rasanya menyakitkan.
Rasanya sepi.
Tapi justru di titik itulah Tuhan sering mendekat paling nyata.
Ketika manusia mengalihkan pandangan, Tuhan tidak pernah menutup mata-Nya.
Dia melihat air mata yang tidak dilihat siapa pun.
Dia menghitung kesetiaan yang tidak pernah disebutkan orang.
Tuhan Tidak Pernah Salah Menempatkanmu
Jika hari ini kamu merasa tidak dianggap, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa hidupmu tertinggal.
Bisa jadi, Tuhan sedang membangun akar yang dalam, bukan popularitas yang dangkal.
Dan pada waktu Tuhan, ketika Tuhan memutuskan untuk mengangkatmu, itu bukan untuk kemuliaanmu, melainkan agar nama Tuhan dimuliakan melalui hidupmu.
Berbahagialah,
karena ketika manusia mengabaikanmu,
Tuhan justru semakin dekat kepadamu.
Tuhan Yesus memberkati

Komentar
Posting Komentar