JANGAN GEGABAH - PELAN PELAN


Belajar Bersyukur dan Melangkah Bijaksana seperti Ester

Ester adalah gambaran seseorang yang tahu bagaimana bersyukur atas hal kecil dan tidak gegabah di saat genting.
Dalam posisi yang sangat berbahaya, ia sebenarnya punya alasan untuk panik. Ketika tongkat raja diulurkan, ia bisa saja langsung berteriak meminta tolong, menyebut ancaman kematian dan meluapkan semua ketakutannya.

Namun Ester tidak melakukannya.

Ia memilih berjalan perlahan, selangkah demi selangkah dan hati ke hati.
Bukan karena ia tidak takut, tetapi karena ia bijaksana. Ester tidak bertindak dari kepanikan, juga tidak dari kecerobohan. Ia tahu kapan harus berbicara, kapan harus menahan diri dan kapan harus menunggu waktu Tuhan.

Bersikap hati-hati bukan berarti menjadi pecundang.
Hati-hati berarti tahu membawa diri, tahu mengelola emosi dan tahu bahwa hikmat sering lahir dari ketenangan. Ester tidak gegabah, tetapi juga tidak hidup dalam ketakutan. Hatinya “pas” tidak berlebihan, tidak kekurangan.

Dari Ester kita belajar bahwa:

- Jangan panik saat pertolongan Tuhan belum terlihat besar

- Jangan terburu-buru ketika pintu baru mulai terbuka sedikit

- Belajarlah bersyukur atas pertolongan yang kecil

- Belajarlah sabar, karena Tuhan sering bekerja pelan tapi pasti

Segala sesuatu indah pada waktu Tuhan.
Jika hari ini pertolongan Tuhan terasa sedikit, jangan meremehkannya. Terimalah dengan syukur, rawat dengan kesabaran dan izinkan Tuhan menuntun langkah demi langkah.

Kadang Tuhan tidak menyelamatkan kita dengan cara yang spektakuler.
Ia menjamah hidup kita perlahan, membentuk karakter kita diam-diam, sampai waktunya genap.


Tuhan Yesus memberkati

Komentar

APA YANG KAMU DOAKAN SUDAH ADA DAN SUDAH DIBERIKAN

DENGAN KASIH YANG KEKAL

JANGAN MINTA KEKUATAN LEBIH DULU SEBELUM MELANGKAH

JANGAN REMEHKAN KESELAMATAN YANG TUHAN BERI