KITA PEGANG KUNCI PENGINJILAN DALAM KELUARGA

Kunci Gereja dan Kunci Keluarga: Tanggung Jawab yang Tidak Bisa Dipindahkan

Di dalam gereja, Tuhan mempercayakan kunci pelayanan kepada para pemimpin rohani. Kunci itu dipakai untuk membangun iman, meneguhkan kehidupan rohani dan mendorong jemaat hidup taat kepada Injil. Karena itu, setiap pemimpin harus menggunakan kunci yang ada di tangannya dengan penuh hikmat, bukan untuk menguasai, tetapi untuk membangun.

Namun ada satu kunci yang tidak pernah Tuhan titipkan kepada gereja, pendeta atau pelayan Tuhan mana pun. Kunci itu adalah kunci keluarga. Kunci keluarga ada di tangan setiap pribadi, setiap orang tua, setiap suami dan istri. Gereja bisa mengajar, mengingatkan dan menuntun, tetapi keputusan dan tindakan nyata dalam keluarga tidak bisa diwakilkan.

Pelayanan gereja dan tanggung jawab pribadi harus berjalan bersama. Gereja menabur firman, tetapi keluarga yang harus menumbuhkannya. Jika seseorang tidak melakukan apa pun dalam keluarganya, maka tidak akan terjadi apa-apa. Iman tidak bertumbuh dengan niat baik saja dan keselamatan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada orang lain.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa jalan hidup seseorang menentukan arah kekekalan. Antara hidup bersama Tuhan atau terpisah dari-Nya, batasnya sangat tipis, hanya sejauh satu tarikan napas terakhir. Tidak ada yang tahu kapan napas itu berhenti. Karena itu, menunda ketaatan adalah hal yang berbahaya. Api penghakiman bukan sekadar gambaran, tetapi kenyataan rohani yang serius.

Kesempatan untuk memilih Tuhan ada selama kita masih hidup. Selama napas masih ada, pintu pertobatan masih terbuka. Tetapi ketika panggilan Tuhan datang, yang tersisa hanyalah pertanggungjawaban. Mahkota kehidupan disediakan bagi mereka yang setia sampai akhir, bukan bagi mereka yang menunda sampai terlambat.

Karena itu, gunakanlah kunci yang Tuhan titipkan di tangan kita hari ini. Bangun keluarga dalam kebenaran, arahkan langkah hidup sesuai kehendak Tuhan dan jangan menunggu sampai semuanya terlambat. Kekekalan bukan soal nanti, tetapi soal keputusan hari ini.

 

Tuhan Yesus memberkati

Komentar

APA YANG KAMU DOAKAN SUDAH ADA DAN SUDAH DIBERIKAN

DENGAN KASIH YANG KEKAL

JANGAN MINTA KEKUATAN LEBIH DULU SEBELUM MELANGKAH

JANGAN REMEHKAN KESELAMATAN YANG TUHAN BERI