ORANG PERCAYA JANGAN MAIN AMAN

Penjajah yang Tak Terlihat : Dosa dan Maut

Hari ini kita hidup di zaman yang kelihatannya damai. Tidak ada penjajah yang terlihat secara fisik, tidak ada senjata yang diarahkan ke rumah-rumah kita. Tetapi sesungguhnya, ada penjajah yang jauh lebih berbahaya dan tidak kasat mata, yaitu dosa dan maut. Penjajah ini bekerja diam-diam, tetapi dampaknya kekal.

Tanpa kita sadari, neraka masih membuka mulutnya lebar-lebar terhadap orang-orang yang kita kasihi. Selama hidup mereka tidak berubah arah, selama langkah hidup mereka tidak berbalik kepada Tuhan, akhir dari perjalanan itu sangat jelas. Ini bukan soal menakut-nakuti, tetapi soal kenyataan rohani yang tidak boleh diabaikan.

Kita tidak boleh bersikap egois seolah-olah keselamatan hanya urusan pribadi. Bukankah mereka adalah papa dan mama kita? Bukankah mereka adalah om dan tante kita? Bahkan mungkin rekan kerja, senior, junior atau anak-anak kita sendiri. Diam bukanlah bentuk kasih. Bermain aman bukanlah tindakan iman.

Dalam keluarga, orang tua memiliki tanggung jawab rohani. Anak memang tidak bisa dipaksa untuk percaya, tetapi papa dan mama dipanggil untuk menciptakan kondisi agar anak berhadapan dengan Tuhan. Ketegasan bukanlah kekerasan dan kasih tidak berarti membiarkan. Lebih baik anak diperhadapkan dengan kebenaran dalam kehidupan, daripada terlambat menyadarinya dalam kematian.

Kesempatan untuk bertobat ada selama manusia masih hidup. Setelah kematian, tidak ada lagi ruang untuk perubahan. Karena itu, sekaranglah waktunya untuk bersikap, sekaranglah waktunya untuk mengambil tanggung jawab rohani atas orang-orang yang Tuhan percayakan dalam hidup kita.

Kasih yang sejati berani berkata benar, berani mengingatkan dan berani mengambil risiko demi kekekalan. Jangan tunggu sampai semuanya terlambat. Hari ini, selama napas masih ada, pintu pertobatan masih terbuka.


Tuhan Yesus memberkati

Komentar

APA YANG KAMU DOAKAN SUDAH ADA DAN SUDAH DIBERIKAN

DENGAN KASIH YANG KEKAL

JANGAN MINTA KEKUATAN LEBIH DULU SEBELUM MELANGKAH

JANGAN REMEHKAN KESELAMATAN YANG TUHAN BERI