SUAMI ISTRI PARTNER KESELAMATAN DI DALAM TUHAN
Suami & Istri: Penyelamat Nyawa Pasangannya
Dalam sebuah keluarga, suami dan istri bukan hanya pasangan hidup. Mereka adalah penjaga jiwa satu sama lain.
Dalam pernikahan yang sehat, pasangan tidak saling menjatuhkan, tidak saling melemahkan.
Sebaliknya, mereka saling menguatkan, saling meng-cover, dan berjalan bersama dalam kebenaran.
Bukan dalam kejahatan, bukan dalam hal yang salah, tapi dalam hal yang benar di hadapan Tuhan.
Suami dan istri dipanggil untuk saling melengkapi.
Bukan siapa yang lebih hebat, tapi bagaimana dua orang bisa menjadi satu kesatuan yang saling mengisi kekurangan pasangannya.
Suami menopang istri.
Istri mendukung suami.
Keduanya berjalan bersama, bukan saling menjauh.
Ada keluarga di mana suaminya belum mengenal Tuhan.
Dalam situasi ini, istri bukan ditinggalkan sendirian. Istri justru dipanggil menjadi terang, menjadi teladan dan mengusahakan yang terbaik bagi rumah tangganya.
Dengan doa, kesabaran dan hidup yang menyatakan kasih Tuhan, istri bisa membawa dampak besar tanpa harus memaksa atau mendesak.
Begitu juga dalam relasi orang tua dan anak.
Jika anak belum mengenal Tuhan, sementara mamanya sudah berdiri lebih dekat dengan Tuhan, maka mama adalah orang yang memulai pengaruh itu.
Lewat kata yang lembut, lewat doa yang tidak terdengar, lewat teladan yang konsisten. Anak perlahan mengenal siapa Tuhan yang mamanya sembah.
Dalam kondisi yang ideal, papa dan mama sama-sama mengenal Tuhan.
Dua hati yang bersatu dalam iman adalah kekuatan besar bagi keluarga mereka.
Mereka bisa saling menopang, saling menguatkan dan bersama mengarahkan keluarga pada kebenaran.
Namun jika hanya mama seorang yang mengenal Tuhan, itu tetap bukan akhir.
Tuhan bisa memakai satu hati yang rela untuk menyalakan terang bagi seluruh rumah.
Perubahan besar sering dimulai dari satu orang yang mau taat.
Tuhan Yesus memberkati
.png)
Komentar
Posting Komentar