THE WOMAN OF GOD


Peran Perempuan & Keluarga dalam Menghadirkan Kristus

Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar :
“Di balik seorang laki-laki yang berhasil, ada perempuan yang takut akan Tuhan.”
Dan itu benar. Seorang perempuan yang hidup dalam takut akan Tuhan membawa pengaruh besar bagi rumah tangganya.

Dalam banyak keluarga, masih ada laki-laki yang belum ke gereja.
Bukan berarti ke gereja otomatis menyelamatkan seseorang, tetapi gereja adalah bahtera, tempat di mana iman dipelihara, diperkuat dan dibentuk.
Karena itu, seorang istri atau seorang ibu tidak boleh menyerah membawa keluarganya tetap berada dalam bahtera ini.


Mengusahakan Keluarga Sampai Diselamatkan

Setiap keluarga punya cerita yang berbeda.
Terkadang suami lebih dulu mengenal Yesus, sementara istri belum.
Terkadang istrinya yang keras hati, sementara suaminya justru yang ingin mendekat kepada Tuhan.

Namun siapapun yang lebih dulu percaya, satu hal yang penting, 
jangan menyerah untuk mengusahakan keselamatan seluruh keluarga.

Gereja penuh dengan kisah di mana keselamatan pertama kali masuk melalui seorang mama, hati yang lembut, penuh doa dan tidak berhenti berharap.
Doa seorang ibu tidak pernah sia-sia di hadapan Tuhan.


Kristen Bukan Sekadar Agama, Harus Mengundang Yesus Masuk

Bahkan jika seseorang sudah lama menjadi Kristen, itu tidak otomatis berarti Yesus sudah tinggal di hatinya.
Banyak orang hanya memiliki pengetahuan, tetapi belum pernah benar-benar mengundang Yesus secara pribadi.

Bukan karena ajakan papa mama.
Bukan karena tradisi.
Tapi karena kesadaran di hati.

Seseorang baru sungguh-sungguh menjadi milik Kristus ketika ia berkata:
Tuhan, aku undang Engkau masuk dalam hidupku.

Saat itu terjadi, hidup diserahkan ke tangan Tuhan.
Bukan berarti hidup menjadi sempurna, tetapi arah hidup berubah,
bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu.


Roh Kudus Bekerja dengan Cara-Nya Sendiri

Gereja yang penuh Roh Kudus itu berbeda.
Roh Kudus tidak bisa diatur.
Tidak bisa disuruh bekerja kapan kita mau.
Tetapi ketika Tuhan mengetuk pintu hati, kita harus merespons.

Ada saat-saat di mana Roh Kudus mulai melunakkan hati seseorang, suami, istri, atau anak dan itu bisa menjadi titik awal pertobatan dalam keluarga.


Untuk Para Ibu dan Para Ayah

Untuk ibu rumah tangga:
Jangan menyerah.
Doamu, air matamu dan kesetiaanmu dilihat oleh Tuhan.
Pengorbananmu tidak akan sia-sia.
Tuhan tahu perjuangan seorang mama yang ingin keluarganya mengenal Yesus.

Untuk para suami:
Kalau kamu punya istri yang terus mengajakmu berdoa, mengingatkanmu ke gereja atau mendorongmu mendekat pada Tuhan, bersyukurlah.
Anda menikah dengan perempuan yang tepat, yang peduli pada masa depan imanmu.


Tuhan Yesus memberkati

Komentar

APA YANG KAMU DOAKAN SUDAH ADA DAN SUDAH DIBERIKAN

DENGAN KASIH YANG KEKAL

JANGAN MINTA KEKUATAN LEBIH DULU SEBELUM MELANGKAH

JANGAN REMEHKAN KESELAMATAN YANG TUHAN BERI