TUHAN MENERIMA SEMUA SIZE IMAN


Tuhan Bekerja dari Titik Iman yang Kamu Miliki

Sering kali kita merasa iman kita terlalu kecil untuk dipakai Tuhan. Kita melihat orang lain tampak begitu berani, begitu yakin, begitu “rohani”, lalu kita mulai membandingkan diri dan merasa tidak layak. Padahal Tuhan tidak pernah meminta ukuran iman tertentu. Tuhan tidak pernah berkata imanmu harus besar dulu baru Tuhan mau bekerja.

Tuhan bisa menerima size iman apa saja. Mau L, M, S, bahkan XXS. Selama jenis iman itu benar, iman yang tertuju kepada Tuhan dan firman-Nya, maka Tuhan mau bekerja sama. Bagi Tuhan, yang terpenting bukan seberapa besar iman itu terlihat, tetapi kepada siapa iman itu diarahkan.

Gideon adalah contoh nyata. Ia bukan orang dengan iman besar sejak awal. Ia takut. Ia datang pada malam hari untuk merobohkan mezbah berhala (Baal) karena takut dilihat orang. Takut dicibir, takut dianiaya, takut disalahpahami. Secara manusia, imannya kecil dan penuh keraguan. Namun Tuhan tidak menolaknya. Tuhan tidak berkata, “kembalilah kalau imanmu sudah kuat.” Justru Tuhan menyesuaikan diri-Nya dengan level iman Gideon.

Tuhan tidak menuntut iman yang besar. Tuhan mencari iman yang hidup. Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26). Artinya, iman sekecil apa pun, selama itu dijalani, ditaati dan digerakkan melalui langkah nyata, iman itu hidup. Dari iman yang hidup itulah Tuhan mulai bekerja.

Tuhan tidak bekerja dari titik ideal versi manusia. Tuhan bekerja dari titik realistis, titik di mana seseorang mau taat. Dari rasa takut yang jujur, dari iman yang belum sempurna, dari langkah kecil yang mungkin terlihat sepele, di sanalah Tuhan mulai berkarya.

Sering kali kita menunda ketaatan karena merasa belum siap. Merasa iman belum cukup. Merasa belum layak. Padahal Tuhan tidak pernah menunggu iman kita sempurna. Tuhan menunggu kita mau melangkah. Bahkan jika langkah itu masih gemetar.

Jika imanmu hari ini masih kecil, itu bukan masalah bagi Tuhan. Tuhan tidak tersinggung dengan iman yang kecil. Yang membuat Tuhan tidak bekerja adalah iman yang tidak mau bergerak. Selama iman itu ada dan mau dijalankan, Tuhan rela bekerja sama denganmu, tepat di level imanmu saat ini.

Tuhan tidak memulai dari titik tinggi. Tuhan memulai dari titik di mana kamu mau. Dari situlah proses dimulai. Dari situlah iman bertumbuh. Dari situlah pekerjaan Tuhan dinyatakan.


Tuhan Yesus memberkati

Komentar

APA YANG KAMU DOAKAN SUDAH ADA DAN SUDAH DIBERIKAN

DENGAN KASIH YANG KEKAL

JANGAN MINTA KEKUATAN LEBIH DULU SEBELUM MELANGKAH

JANGAN REMEHKAN KESELAMATAN YANG TUHAN BERI